Minggu, 15 Maret 2015

JARINGAN WIRELESS


PENGERTIAN JARINGAN WIRELESS
Jaringan wireless adalah jaringan komputer dengan medium gelombang sebagai pengganti kabel yang akan mengirim sinyal antara dua komputer atau lebih untuk bisa saling berkomunikasi. Pesatnya perkembangan jaringan wireless dapat dilihat dari perluasan dan penggunaan teknologi wireless itu sendiri. Berdasarkan jangkauan dan kebutuhannya, teknologi wireless terdiri dari : 
·         PAN (Personal Area Network), 
·         WLAN (Wireless Local Area Network),
·         MAN (Metropolitan Area Network),
·         WAN (Wide Area Network)
PERANGKAT JARINGAN WIRELESS
Perangkat jaringan wireless dari sisi penggunaanya dibagi menjadi 2 yaitu:
·         Perangkat jaringan wireless di sisi penyedia layanaN
·         Perangkat jaringan wireless di sisi pelanggan
Adapun perangkat jaringan wireless di sisi penyedia layanan antara lain : Access point
          Access point
Penyedia layanan internet biasanya membutuhkan sebuah access point untuk memberikan layanan internet ke pelanggannya. Pada prinsipnya, access point memiliki cara kerja yang sama dengan switch / hub atau perangkat penghubung lainnya yaitu menhubungkan node yang satu dengan yang lain. Perbedaannya hanya ada pada media komunikasi / koneksinya dimana switch menggunakan kabel sebagai media koneksi sedangkan access point menggunakan gelombang radio sebagai media koneksi.
Berdasarkan prinsip kerjanya, access point dibagi menjadi 3 jenia
yaitu :
Ø  Access point bridge (wireless bridge) è Prinsip kerja dari access point jenis ini prinsipnya sama dengan switch yaitu menghubungkan Client ke jaringan
Ø  Access point router (wireless router) è Pada jenis ini access point router akan memiliki fungsi sama dengan router pada umumnya
Ø  Access point repeater (wireless repeater) è Access point repeater akan memperkuat sinyal dan prinsip kerjanya sama dengan perangkat repeater lainnya.

DESAIN/MODE JARINGAN WIRELESS
Berdasarkan teknik koneksi atau mode aksesnya, Topologi jaringan wireless di bagi menjadi dua yaitu :
Ø  Ad-Hoc
Topologi ini memungkinkan beberapa komputer bisa saling terhubung tanpa ada perangkat wireless seperti access point sebagai penghubung. Dengan mengandalkan perangkat wireless client di masing-masing komputer, jaringan ad-hoc bisa di bentuk. Topologi ini sering juga disebut sebagai Peer-to-peer.
Gambar mode Ad-Hoc :

Ø  Infrastuktur
Topologi ini menggunakan Access Point yang berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan (Network).Untuk menggambarkan mode infrasktruktur, minimal dalam jaringan wireless harus memiliki satu titik pada tempat di mana komputer lain yang mencari sinyal dapat masuk kedalam jaringan agar dapat berhubungan. Mode inilah yang paling banyak di gunakan di lapangan untuk menghubungkan beberapa perangkat komputer dalam jumlah yang banyak.
Gambar mode Infrastruktur :

KEAMANAN JARINGAN WIRELESS
Sistem pengamanan pada jaringan wireless sangat diperlukan untuk mengamankan lalu lintas di jaringan maupun keamanan pada masing komputer atau device yang terkoneksi ke jaringan wireless. Banyak kasus yang terjadi akibat kurangnya sistem pengamanan pada jaringan wireless seperti pencurian bandwidth internet, tindakan sniffing dan lain-lain.Teknologi wireless atau Wi-Fi semakin berkembang seiring dengan kebutuhan akan internet. Saat ini jaringan wireless sering kita dapatkan di cafe-cafe, warung kopi, bandara dan area publik lainnya. Hal ini biasanya memancing para hacker mania untuk berusaha menembus sistem pengamanan pada jaringan wireless. Oleh karena itu dibutuhkan pengaturan keamanan pada jaringan wireless. Beberapa jenis pengamanan pada jaringan wireless antara lain:
§          1. WEP
§           2. WPA/WPA2
§          3. MacFiltering Radius

0 komentar:

Posting Komentar